curhat mono : bagi kalian yang bukan orang muslim, jika tidak ingin membacanya, silahkan di skip ya
assalamu'alaikum
bissmillah wa salamu wa solawatu 'ala rasulillah ama ba'du
kali ini gue akan mencertakan kepada kalian tentang pengalaman gue sore
hari ini, tgl 29.05.2014. seperti biasa gue pergi ke masjid buat
belajar bareng, normal coy, jum'at minggu depan udah FSP (doakan ya :)) .
Nah!.. entah mengapa akhir akhir ini gue sering bersenandung sendiri. Ya mungkin untuk melepas kesepian ya.
Yang jadi kasus adalah, waktu gue pulang ke rumah, gue bersenandung
do'a yang waktu kecil gue ucapkan setelah baca Al-Qur'an. Ya gue
keras-kerasin lah biar gue gak kesepian, toh paling paling orang juga
gak ngerti gue ngomong apa. haha... tapi.... tiba-tiba gue dengar orang
manggil manggil dari belakang (gue kira polisi yang mau nangkep orang
yang mengganggu ketenangan alam haha). setelah gue tengok dan gue
samperin, itu orang tanya.
Orang : "HI, kamu tadi nyanyi nyayi ya?"
gue : "iya ada apa?"
orang : "apa tadi nyanyian untuk tuhan?"
gue : "hmm.... mungkin..."
orang : "apakah kamu orang indonesia? apakah kamu kristian?"
gue : "iya saya orang indonesia, tapi maaf saya orang islam"
orang : "apakah kamu percaya pada tuhan? apakah kamu percaya pada yesus?"
gue : "iya percaya kok. kalau yesus sebagai nabi, saya percaya, tapi kalau sebagai tuhan, saya tidak percaya."
orang : "iya yesus itu nabi, tapi juga ..... bla bla bla bla"
ya gitu deh sama seperti apa yang misionaris jelaskan pada gue.
meskipun dia tampangnya bukan misionaris, tapi.... ya jaga jaga lah, gue
udah g mau berdebat lagi dengan mereka! PERCUMA!! seberapa pun kalian
jelasin, seberapa pun kalian memberikan fakta yang benar, MEREKA TIDAK
AKAN MELIRIK KALIAN!!!" karena mereka sudah mempuyai tugas untuk
mengajak atau mempengaruhi orang muslim masuk kristen. jadi apa yang
kalian jelaskan hanya akan menjadi angin lalu saja, percuma kan
berdebat?
oh iya ada cuplikan ayat dari surat Al-Baqarah 6-7
"Sesungguhnya orang orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri
peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan
beriman (6) Allah telah mengunci mata hati dan pendengaran mereka, dan
penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat."
tapi ada pertanyaan yang membuat gue ketawa, "terus bagaimana cara anda
menghapus doa?" "ya dengan berdoa dan meminta ampunlah!" "tuhan itu kan
absolut mana mungkin ..." maaf, waktu dia mengatakan sesuatu mulai dari
sini, udah gue potong dan gue mau pergi, soalnya buang buang waktu
saja. mengapa pertanyaaan ini membuat gue ketawa? soalnya dia
menyanyakan bagaimana cara gue membersihkan dosa, gue jawab saja dengan
berdoa, toh tuhan gue Allah selalu mengabulkan doa hambaNya jika
hambaNya mau meminta. gue gak tahu ya, dan mungkin juga gak mau tahu
gimana cara agama lain memohon maaf atas dosa mereka. entah mereka itu
mudah atau susah, tapi kalau ditinjau dari cara ngomong orang tadi, cara
memohon ampunan mereka gak semudah memohon ampunan kita kepada Allah.
Ya gue senenglah! cuma diislam doang yang diajarkan untuk meminta ampun
dengan mudah caranya, ya tentu dong, yang susah itu niatnya, ya memang
itulah yang dinilai oleh Allah.
"Dan barangsiapa yang
mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun
kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang." [QS. an-Nisa: 110.].
"Dan barangsiapa yang
mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun
kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penyayang." [QS. an-Nisa: 110.].
"Dan Daud mengetahui bahwa
kami mengujinya; maka ia meminta ampun kepada Tuhannya lalu menyungkur
sujud dan bertaubat" [QS. Shaad: 24].
"Maka bersabarlah kamu,
karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk
dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan
pagi." [QS. Ghaafir: 55].
sekian share dari gue, semoga saja
bermanfaat. lebih baik kalian belajar dari pengalaman orang lain dari
pada mencari pengalaman sendiri yang serupa, karena sungguh akan
menghemat waktu dan menjauhkan dari keterpurukan kedalam jurang
kesesatan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar