Rabu, 13 Agustus 2014

Ketika Ditanya Tentang Tuhan

curhat mono : bagi kalian yang bukan orang muslim, jika tidak ingin membacanya, silahkan di skip ya

assalamu'alaikum
bissmillah wa salamu wa solawatu 'ala rasulillah ama ba'du

kali ini gue akan mencertakan kepada kalian tentang pengalaman gue sore hari ini, tgl 29.05.2014. seperti biasa gue pergi ke masjid buat belajar bareng, normal coy, jum'at minggu depan udah FSP (doakan ya :)) . Nah!.. entah mengapa akhir akhir ini gue sering bersenandung sendiri. Ya mungkin untuk melepas kesepian ya.


Yang jadi kasus adalah, waktu gue pulang ke rumah, gue bersenandung do'a yang waktu kecil gue ucapkan setelah baca Al-Qur'an. Ya gue keras-kerasin lah biar gue gak kesepian, toh paling paling orang juga gak ngerti gue ngomong apa. haha... tapi.... tiba-tiba gue dengar orang manggil manggil dari belakang (gue kira polisi yang mau nangkep orang yang mengganggu ketenangan alam haha). setelah gue tengok dan gue samperin, itu orang tanya.

Orang : "HI, kamu tadi nyanyi nyayi ya?"
gue : "iya ada apa?"
orang : "apa tadi nyanyian untuk tuhan?"
gue : "hmm.... mungkin..."
orang : "apakah kamu orang indonesia? apakah kamu kristian?"
gue : "iya saya orang indonesia, tapi maaf saya orang islam"
orang : "apakah kamu percaya pada tuhan? apakah kamu percaya pada yesus?"
gue : "iya percaya kok. kalau yesus sebagai nabi, saya percaya, tapi kalau sebagai tuhan, saya tidak percaya."
orang : "iya yesus itu nabi, tapi juga ..... bla bla bla bla"

ya gitu deh sama seperti apa yang misionaris jelaskan pada gue. meskipun dia tampangnya bukan misionaris, tapi.... ya jaga jaga lah, gue udah g mau berdebat lagi dengan mereka! PERCUMA!! seberapa pun kalian jelasin, seberapa pun kalian memberikan fakta yang benar, MEREKA TIDAK AKAN MELIRIK KALIAN!!!" karena mereka sudah mempuyai tugas untuk mengajak atau mempengaruhi orang muslim masuk kristen. jadi apa yang kalian jelaskan hanya akan menjadi angin lalu saja, percuma kan berdebat?

oh iya ada cuplikan ayat dari surat Al-Baqarah 6-7

"Sesungguhnya orang orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak juga akan beriman (6) Allah telah mengunci mata hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat."

tapi ada pertanyaan yang membuat gue ketawa, "terus bagaimana cara anda menghapus doa?" "ya dengan berdoa dan meminta ampunlah!" "tuhan itu kan absolut mana mungkin ..." maaf, waktu dia mengatakan sesuatu mulai dari sini, udah gue potong dan gue mau pergi, soalnya buang buang waktu saja. mengapa pertanyaaan ini membuat gue ketawa? soalnya dia menyanyakan bagaimana cara gue membersihkan dosa, gue jawab saja dengan berdoa, toh tuhan gue Allah selalu mengabulkan doa hambaNya jika hambaNya mau meminta. gue gak tahu ya, dan mungkin juga gak mau tahu gimana cara agama lain memohon maaf atas dosa mereka. entah mereka itu mudah atau susah, tapi kalau ditinjau dari cara ngomong orang tadi, cara memohon ampunan mereka gak semudah memohon ampunan kita kepada Allah. Ya gue senenglah! cuma diislam doang yang diajarkan untuk meminta ampun dengan mudah caranya, ya tentu dong, yang susah itu niatnya, ya memang itulah yang dinilai oleh Allah.

"Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." [QS. an-Nisa: 110.].

"Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." [QS. an-Nisa: 110.].

"Dan Daud mengetahui bahwa kami mengujinya; maka ia meminta ampun kepada Tuhannya lalu menyungkur sujud dan bertaubat" [QS. Shaad: 24].

"Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi." [QS. Ghaafir: 55].

sekian share dari gue, semoga saja bermanfaat. lebih baik kalian belajar dari pengalaman orang lain dari pada mencari pengalaman sendiri yang serupa, karena sungguh akan menghemat waktu dan menjauhkan dari keterpurukan kedalam jurang kesesatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar