Rabu, 06 Agustus 2014

Aku Tulus Memujimu

Aku Tulus Memujimu

Quote untuk hari ini, "Indonesia bukan lagi waktunya membutuhkan orang yang bisa bekerja, tapi membutuhkan orang yang ahli di bidangnya dan juga bekerja dengannya."

Tapi yang jadi pertanyaan bukan, "Gimana caranya orang indonesia bisa menjadi orang ahli?" Melainkan "Bagaimana cara agar orang Indonesia bisa saling menghargai dan bisa saling bahu membahu? Bukan orang yang saling merendahkan dan menjatuhkan?"


Jangan kalian sepelekan Indonesia, karena Indonesia memiliki orang pintar di berbagai bidang, orang yang juga direbutkan oleh negara negara asing. Tapi sayang, mereka tidak dihargai di tanah air sendiri, di tanah air tercinta, di tanah air ibu pertiwi! Itulah yang menyebabkan mereka pergi. Lalu bagaimana cara kita menyikapinya?

Daripada cuma orasi besar tanpa tindakan, mending kita mulai hal kecil yang dapat mempersatukan kita. Semua hal ini bisa dilakukan dan dilatih dengan mudah oleh setiap orang.

Coba deh kalian lakukan hal hal berikut ini :

1. Memuji teman yang memang telah melakukan hal baik, dan patut dipuji. Tapi pujian yang tulus! Kalau tidak bisa, puji saja, yang penting tidak merendahkan dan dapat membuatnya terus berkreatifitas dan juga aktif.

2. Jika dipuji seseorang dengan tulus, janganlah kalian merendah, atau bahkab yang berbahaya, kalian tidak menghargai jerih payah kalian sendiri. Terima saja pujiannya dengan normal, yang penting tidak 'sok' atau sombong.

3. Cobalah berdiskusi tentang solusi, bukan malah mencela ataupun memcari cari salah orang lain. Itu namanya mencari kambing hitam.

Ini hal kecil, tapi ternyata susah dilakukan jika tidak ada kesadaran diri sendiri. Meskipun kecil, tapi ini bisa berpengaruh besar dalam kehidupan kita.

Janganlah Indonesia menjadi negara yang semboyan "Bineka tunggal Ika" hanya sebagai pajangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar